(Hampir) 3 Minggu

Nadya Terra Nugraha

Nadya Terra Nugraha

“Ea …. Ea …. Ea …. “, suara tangisan malaikat kecil itu sekarang sering terdengar di rumah kami. Entah itu pagi, siang, sore, dan malam hari, suara itu selalu mewarnai hari-hari kami sekeluarga saat ini. Tidak terasa sudah, tangisan tersebut, sudah kami dengar hampir 3 minggu ini, dan banyak hal menarik yang terjadi pada Nadya selama hampir 3 minggu tersebut. Mulai dari berat badan Nadya yang turun, sering BAB dan BAK, tanggal-nya tali pusat dari puser Nadya atau orang Sunda menyebutnya puput puser, serta terakhir imunisasi.

Berat Badan Turun

Kejadian yang awalnya membuat saya dan istri cemas yaitu turunnya berat badan Nadya. Selang 2 hari setelah melahirkan, Nadya kembali ditimbang oleh bidan yang ada di rumah bersalin. Hasilnya, berat badan Nadya turun hampir 0.2 kg dari berat awal lahir 4 kg – menjadi 3.8 kg. Penurunan berat badan yang menurut saya cukup signifikan dalam waktu yang cukup singkat tersebut membuat saya khawatir – apakah ada penyakit yang diidap Nadya?. Kecemasan semakin bertambah usai dokter anak yang memeriksa Nadya berujar untuk kami waspada, takutnya penurunan berat badan ini merupakan indikasi awal penyakit kuning.

Perkataan dokter anak tersebut, jujur saja membuat saya agak ketakutan, takutnya memang Nadya mengidap kuning. Omongan dokter tersebut juga membuat ingatan saya kembali tersangkut waktu saya berkunjug ke rumah kawan saya – Frandy. Sekitar 2 atau 3 minggu setelah putri pertamanya lahir, saya dan istri waktu itu berkunjung untuk menengok putri kawan saya yang baru lahir tersebut. Dia bercerita bahwa sekitar seminggu-an setelah istrinya melahirkan, anaknya mengidap penyakit kuning yang cukup parah, sampai anaknya tersebut harus dirawat di rumah sakit sampai satu mingguan. Hal yang membuat saya semakin ketakutan.

Namun alhamdulillah, ketakutan itu tidak terjadi. Sampai saat ini Nadya baik-baik saja, tiada tanda-tanda Nadya terkena penyakit kuning, dan bahkan berat badannya kembali naik. Saat ini berat badannya mencapai 4.5 kg dan panjangnya juga bertambah dari 52 cm menjadi 55 cm.

Setelah saya baca-baca di internet sendiri, turunnya berat badan bayi setelah melahirkan merupakan suatu hal yang wajar. Biasanya bayi baru lahir akan turun sekitar 5 hingga 10 persen dari berat ketika lahir. Penurunan tersebut dikarenakan bayi membuang berbagai cairan yang ada di dalam tubuhnya selama dia berada dalam rahim ibunya.

Sering BAB dan BAK

Hal lain yang menjadi kekhawatiran di awal kelahiran Nadya adalah seringnya Nadya buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK). Dalam satu hari mungkin ada sekitar 8 hingga 10 kali dia BAB, sedangkan BAK-nya lebih banyak lagi. Wah jangan-jangan fikir saya, Nadya kena diare lagi, sampai sehari sering banget BAB. Namun, setelah saya baca-baca lagi di internet, lagi-lagi hal tersebut merupakan hal yang wajar. Seringnya bayi yang baru lahir BAB maupun BAK merupakan proses pengeluaran berbagai cairan yang ada di dalam tubuh bayi, yang berimplikasi terhadap turunnya berat badan bayi baru lahir.

Puput Puser

Tidak seperti biasanya, Nadya terlihat agak rewel malam hari itu, dan hampir sepanjang malam terjaga. Padahal biasanya kalau sudah dikasih ASI, Nadya biasanya akan langsung tertidur kembali, tapi malam itu matanya tidak pernah terpejam. Ada apa gerangan?, saya dan istri saling bertanya : apa jangan-jangan dia gak enak badan atau mau sakit lagi?, sampai dia agak rewel dan tetap terjaga dari tidurnya.

Sampai keesokan paginya pun, Nadya masih terlihat tidak seperti biasanya. Dia masih lebih banyak terjaga-nya ketimbang tidur-nya. Namun, di tengah rasa khawatir saya dan istri, si mamah bilang mungkin tali pusat Nadya mau lepas dari puser-nya. Awalnya sih percaya gak percaya, karena sampai siang tali pusat masih aja nempel di puser Nadya, tapi ternyata benar, sore harinya tali pusat Nadya lepas dari puser.

Setelah sekitar hampir 11 hari lahir, tepatnya Sabtu, 7 Mei 2016, akhirnya kami semua di rumah lega – hal yang paling sensitif di tubuh Nadya, yang katanya tali kehidupan tersebut, sekarang telah terlepas dari tubuh Nadya.

Tali Pusat yang Sudah Lepas dari Puser Nadya

Tali Pusat yang Sudah Lepas dari Puser Nadya

Imunisasi

Harusnya kalau sesuai jadwal, Nadya harus diimunisasi pada hari Senin, 9 Mei 2016, di rumah bersalin. Setelah di suntik Hepatitis B – dua hari setelah dilahirkan, rencananya pada tanggal 9 Mei 2016 tersebut, Nadya harus diimunisasi Polio. Namun karena ingin imunisasi di bidan yang dekat rumah aja, makanya hal tersebut urung dilakukan.

Berhubung saya sekeluarga tinggal di rumah baru yang jauh dari rumah lama, maka kami sama sekali tidak mengetahui dimana terdapat bidan yang deket rumah. Tapi untunglah, istri ingat satu bidan yang lokasinya berada dekat dengan pemukiman penduduk sebelah, waktu masih sering jalan-jalan sore untuk persiapan persalinan.

Saya sendiri sebenarnya tidak tahu pasti di mana lokasi bidan tersebut, berhubung pas jalan-jalan waktu itu, saya tidak benar-benar memperhatikan. Tapi karena rute jalan-jalan-nya masih inget, jadi saya perkirakan lokasi-nya berada pada rute yang sering saya dan istri lewati waktu itu. Dan pada hari Jumat, 13 Mei 2016, saya cek lokasi bidan-nya, dan ternyata benar terdapat bidan di pemukiman tersebut. Setelah berbincang dengan bidan yang saya ketahui bernama Nurlaili – dari plang yang ada di rumah-nya, ternyata Nadya tidak bisa diimunisasi BCG dan Polio hari itu, karena kata bidan tersebut suntik BCG baru bisa dilakukan tiap tanggal 1 atau tanggal 15. Akhirnya saya pulang lagi, dan tidak jadi membawa Nadya untuk membawa imunisasi.

Minggu siang tanggal 15 Mei 2016, saya, istri, mamah, ade, Nadya, berangkat ke bidan tersebut. Nadya digendong sama ade, karena istri masih belum bisa menggendong dalam jangka waktu yang lama. Setelah berjalan selama sekitar 15 menit – karena para perempuan jalannya lambat banget, akhirnya kami nyampai di rumah ibu bidan. Sesampainya di sana, kami mengetuk pintu pagar ibu bidan tersebut, tapi baru sekitar 5 menit kemudian dia baru keluar – yang ternyata ibu bidan-nya sedang tidur, hehehe …. maafin kami ya bu bidan sudah mengganggu tidur siang-nya.

Setelah melakukan pendaftaran, akhirnya Nadya diperiksa dan disuntik. Sebelum disuntik, Nadya diperiksa terlebih dahulu, dan ternyata kata ibu bidan, Nadya agak kembung, pengaruh ASI istri yang encer. Disarankan buat banyak makan sayuran hijau, supaya agak kental ASI-nya. Selain itu, alhamdulillah semua-nya baik-baik saja, hanya bidan menyarankan supaya tidak Nadya tidak memakai gurita, supaya tidak menghambat pertumbuhannya, kemudian jangan memakai double pakaian, karena hal tersebut akan membuat iritasi. Sisa-nya overall Nadya sangat sehat walafiat.

Setelah itu, Nadya ditimbang dan diukur panjang-nya. Alhamdulillah, berat badan Nadya naik dari awal lahir 4 kg kemudian 2 hari kemudian turun menjadi 3.8 kg, sekarang pas ditimbang menjadi 4.5 kg, dan tinggi-nya pun bertambah dari 52 cm menjadi 55 cm. Ibu bidan-nya cukup kagum melihat berat badan dan tinggi Nadya, kata-nya dengan berat badan dan tinggi tersebut, seperti bayi yang berusia 1.5  – 2 bulan.

Setelah diperiksa dan ditimbang, akhirnya Nadya disuntik BCG, dan keren-nya dia tidak nangis sama sekali, muka Nadya hanya terlihat sedikit meringis, dan setelah itu muka-nya terlihat biasa-biasa saja, luar biasa, hehehe. Mungkin karena pengaruh badan-nya yang cukup gemuk, makanya suntikan tersebut diredam sama lemak yang ada di lengan-nya, hehehe. Selesai disuntik, Nadya diberi imunisasi Polio dengan cara meneteskan ke dalam mulutnya.

Proses imunisasi pun selesai sudah. Sebelum pulang, ibu bidan memberikan obat buat Nadya, kalau-kalau Nadya rewel tanpa alasan yang jelas, dan mengatakan untuk imunisasi selanjutnya akan dilakukan setelah bayi berusia 2 bulan atau nanti tanggal 27 atau 28 Juni 2016 – ketika bulan Ramadhan sedang memasuki minggu ketiga. Alhamdulillah, akhirnya selesai sudah dan kami sekeluarga pun pulang ke rumah.

Penilaian saya untuk Ibu Bidan Nurlaili ini sangat positif. Orang-nya sangat ramah, terlihat sangat senang sekali dengan bayi, dan pengetahuan dan pengalamannya juga terlihat sangat baik. Alhamdulillah, kami dipertemukan dengan bidan baik tersebut.

***

Ternyata lumayan banyak hal yang dapat diceritakan selama 3 minggu Nadya terlahir di dunia. Jika kelak engkau sudah dewasa – Nadya – bacalah tulisan-tulisan yang ibu dan bapak mu buat ini, bagaimana kami sekeluarga menyayangi mu sepenuh hati kami. Jadilah orang yang berbakti kepada orang tua mu, nenek mu, kakek mu, bibi mu, saudara-saudara mu, baik kepada sesama, taat beribadah, dan rajinlah belajar ya nak. Doa kami selalu menyertaimu.

Advertisements
This entry was posted in Tumbuh Kembang Nadya and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s